Pelabuhan Fery Tolitoli

Gbr. pintu gerbang pelabuhan Fery Tolitoli

Pemerintah Kanupaten Tolitoli Sulawesi Tengah akan mengoperasikan pelabuhan
penyeberangan kapal feri dari Tolitoli ke Kota Tarakan, Kalimantan Timur, dan sebaliknya.
“Dalam waktu dekat ini diharapkan, kegiatan operasional pelabuhan dalam rangka pelayanan
penyeberangan lintas Tolitoli-Tarakan sudah dapat direalisasikan,” kata Wakil BupatiTolitoli,
Syamsuar Molla, pada sidang paripurna DPRD Tolitoli dalam rangka masa persidangan III
perubahan APBD Kabupaten Tolitoli tahun 2009, di Tolitoli, Rabu.
Pelabuhan penyeberangan di dekat pusat ibukota Tolitoli tersebut dibangun dengan
menggunakan APBN melalui pemerintah provinsi. Pelaksanaan pembangunannya sudah
dilakukan sejak tahun 2005 dan baru selesai pada tahun 2009.
Gbr .Pelabuhan Fery Tolitoli


Syamsuar mengatakan, Pemerintah Provinsi Sulteng telah mengirim surat ke Pemerintah
Kabupaten Tolitoli 28 Juli lalu tentang Rencana Serah Teima Operasional Pelabuhan
Penyeberangan dari pemerintah provinsi ke pemerintah Kabupaten.
Menurut Syamsuar, untuk menindaklanjuti surat pemerintah provinsi tersebut, Pemkab Tolitoli
telah melakukan perhitungan teknis tentang beban biaya operasional kegiatan pelabuhan yang
diperkirakan mencapai Rp 145 juta lebih per bulan.
Pemerintah Kabupaten juga sudah menghitung target pendapatan daerah dari beroperasinya
pelabuhan penyeberangan tersebut yakni sebesar Rp 168 juta lebih per bulan.
“Sehingga total selisih anggaran, keuntungan riil bagi daerah sebesar Rp 23 juta perbulan,”
kata Wabup Syamsuar.
Kapal yang akan digunakan untuk menghubungkan Tolitoli dan Tarakan adalah KM
Julung-Julung. Kapal tersebut memiliki kapasitas penumpang 265 orang, Kendaraan roda
empat tujuh buah serta 20 unit sepeda motor.
Selain bersedia membiayai operasional pemerintah kabupaten juga diminta untuk menyiapkan
personil untuk mengoperasikan dermaga tersebut.
Menurut Syamsuar, dengan dibukanya jalur kapal tersebut pemerintah berharap tidak saja
mendatangkan pendapatan asli daerah tetapi sekaligus membuka jalur transportasi
perdagangan antar dua daerah tersebut.
Beberapa tahun sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Tolitoli telah memiliki kesepakatan
kerjasama perdagangan dengan Pemerintah Kota Tarakan yang dikenal dengan Kesepakatan
Totata (Tolitoli-Tarakan-Tawau)