Keresahan Petani Di Tolitoli

Tahukah anda …?…bahwa Beberapa tahun terakhir ini hama penggerek batang padi putih (C. innotata) sangat meresahkan petani padi terutama di kabupaten Toli-Toli, Sulawesi Tengah karena hama ini menurunkan produksi padi yang sangat signifikan. ?Sejumlah varietas unggul baru telah ditanam oleh petani, namun tidak satupun yang menunjukkan ketahanan yang baik terhadap hama ini. Demi untuk menekan populasi hama tersebut, petani menggunakan insektisida secara berlebihan sehingga dikhawatirkan akan terjadinya pencemaran terhadap lingkungan. Dampak lain terhadap penggunaan insektisida secara berlebihan tersebut adalah terjadinya resistensi dan resurjensi hama tersebut.

Apa itu Hama Penggerek Batang Padi….?

Penggerek batang padi adalah ulat yang hidup dalam batang padi. Hama ini berubah menjadi ngengat berwarna putih; biasanya 1 larva berada dalam 1 anakan. Ngengat aktif di malam hari. Larva betina menaruh 3 massa telur sepanjang 7-10 hari masa hidupnya sebagai organisme dewasa. Umumnya telur menetas di pagi hari dan jumlah telur pada setiap satu kelompok bervariasi dari 50 sampai 250 butir (CABI, 2004).

Penggerek batang dapat merusak pertanaman padi pada stadia apa saja, sejak persemaian sampai matang. Bila tanaman masih muda, daun-daun yang di tengah dari anakan yang rusak berwarna coklat dan mati. Kondisi ini disebut sundep. Bila kerusakan timbul setelah terbentuknya malai, maka malai berwarna putih dan disebut beluk.

Demi untuk menekan populasi hama tersebut, petani menggunakan insektisida secara berlebihan sehingga dikhawatirkan akan terjadinya pencemaran terhadap lingkungan. Dampak lain terhadap penggunaan insektisida secara berlebihan tersebut adalah terjadinya resistensi dan resurjensi hama tersebut.

Bagaimanakah cara menangani masalah tersebut…?

Menurut (Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Sulawesi Tengah), Pengendalian OPT secara biologi dengan penggunaan musuh alami dianggap mempunyai prospek yang bagus, karena disamping tersedia di alam, juga ramah terhadap lingkungan. Trichogramma spp. adalah salah satu musuh alami yang selama ini telah berhasil mengendalikan serangan penggerek batang padi. Musuh alami ini merupakan parasitoid telur penggerek batang padi dan mampu menekan populasi penggerek batang padi hingga 90% (CABI, 2004). Selain itu penggunaan sex pheromone dan lampu perangkap telah banyak dicobakan di lapangan dengan tingkat keberhasilan dalam menekan serangan hama penggerek batang padi cukup baik.